Pengalaman pribadi, setelah login, desktop ubuntu 14.04 tidak menampilkan panelnya. Dilayar hanya tampil background dan shortcut-shortcut saja. Error ini terjadi karena error pada unity. Unity gagal menampilkan panelnya. Unity adalah user interface untuk Gnome desktop environment.
Untuk troubleshoot error ini saya sudah mencoba dua cara:
Dengan menginstall Compiz Config Setting Manager. Cara ini gagal, karena seharusnya setelah Compiz Config Setting Manager diinstall, seharusnya ada menu untuk mengaktivkan unity-plugin. Ternyata menu itu tidak ada!
Cara kedua, dengan menginstall ulang Unity. Cara ini berhasil menyelesaikan error diatas.
Pengalaman kemarin, tiba-tiba tidak bisa login kedalam ubuntu 14.04. Bukan karena password atau username salah.
Jelas detail simtomnya seperti ini: setelah username dan password diberikan pada proses login, seolah sistem akan berpindah ke desktop tapi yang ditampilkan adalah halaman login lagi dan tidak ada pesan error apapun.
Permasalahan ternyata ada pada perubahan ownership dari .Xauthority yang ada pada home directory kita. File ini adalah file cookies yang akan dibaca oleh xauth dan berisi data authentikasi untuk memulai sesi X (desktop). Jadi, sebenarnya bukan proses loginnya yang gagal, tetapi proses authentikasi untuk memulai sesi X dan menampilkan tampilan desktopnya yang gagal.
Pengguna sebenarnya tetap bisa login kedalam sistem, hanya saja tidak ke sesi Desktop. Login ke TTY yang dapat dilakukan. Salah satu solusi yang sudah dibuktikan berhasil adalah:
Create random number pada case tertentu sangat diperlukan. Sedangkan untuk mendapatkan nilai random yang benar-benar random tidak mudah. Nilai random yang murni dapat didapat dari fenomena alam seperti contohnya perubahan nilai pada resistor.
di linux ada beberapa cara untuk mendapatkan nilai random:
$ echo $RANDOM
Cara kedua dengan menggunakan /dev/urandom. directory /dev memang berisi dengan file-file yang sebenarnya adalah devices. Quote yang terkenal adalah "everything in Linux is a file or a directory".
# od -vAn -N4 -tu4 < /dev/urandom
Satu hal yang mungkin membuat agak sedikit kaku dari cara kedua ini (menurutku sih) yaitu hak aksesnya. Hanya sudoers yang dapat menjalankan instruksi ini.
Pertanyaan yang belum terjawab dari sini adalah, apakah kedua cara tersebut adalah murni random ataukah sebenarnya pseudo random ?
Ternyata ada sebuah perintah di linux untuk mendownload video atau hanya audio dari youtube. Commandnya adalah "youtube-dl".
Untuk menginstall cukup dengan:
$ sudo apt-get install youtube-dl
jika hanya untuk mendownload mp4 atau mp3 satu per satu sih gak ada masalah hanya dengan installasi ini. Masalah baru ada ketika kita akan mendownload dari playlist kita di youtube. versi bawaan tidak akan berhasil. Alasannya karena si youtube perlu ceritificate atau apalah (lagi males bacanya). dengan mengupdate dengan perintah "youtube-dl -U" tidak dianjurkan. sudah dicoba berkali-kali yang ada malah nambahin bugs. Malah gak bisa dipakai dan harus di uninstall (sudo apt-get purge youtube-dl) .
langsung saja. Solusi untuk mengupdate yang hasilnya sudah dicoba dan berhasil.
Menjawab pertanyaan, bagaimana bisa SSH digunakan untuk web browse. Ternyata feature SSH yg aku pahami sangat minim. Sebuah website dengan penjelasan singkat tapi padat ada disini:
Setelah membacanya teringat ketika mengerjakan thesis pernah melakukan hal itu juga, web browse via SSH. Tetapi waktu itu hanya port fowarding ke web applikasi yang ada di kampus (remote port fowarding). Sebenernya dari sini aja sudah terjawab kalo web browse via SSH itu bisa. Jadi SSH tidak hanya digunakan untuk pengganti telnet saja.
Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana penjelasan web browsing ke website mana aja via SSH. Penjelasan ada di sub tema "Dynamic Port Fowarding" di website yang di linkan diatas. Disini ada 2 hal baru buat ane yg harus dibaca-baca lagi: "SOCKS protocol & SOCKS Proxy". Ok, lanjut penjelasan. Jadi dynamic port fowarding itu adalah secara prinsip mengkoneksikan satu port local dengan "semua" port di remote host. Disini, disisi client dia harus menggunakan SOCKS Protocol untuk mengirimkan data trafficnya ke remote host. Sebuah SOCKS Proxy diperlukan disisi client dan sebuah applikasi (biasanya web browser) digunakan untuk memberikan informasi kemana data harus dikirim disisi remote host.
Ni gambar diambil dari website diatas biar gampang jelasinnya:
Work adalah local hostnya dan home adalah remote hostnya. Dari gambar diatas, port 9001 local host (work) terkoneksi ke semua port yang ada di remote host (home). Di sisi local host, SOCKS Proxy harus diarahkan ke port 9001.
Pertanyaan selanjutnya dari situ adalah jika kita buka banyak tab di web browsernya akan memperlambat koneksi kita, karena satu port dipake untuk banyak aplikasi (buka banyak tab). Bukan begitu?
Sudah berkali-kali install ms office ke ubuntu, setiap kali mau install harus googling dulu. Dari pada capek2 googling mulu, dicatat aja lah disini.
Post kali ini murni COPAS dari blog tetangga. Sumber ada disini.
1.
Step pertama install wine1.4, winetricks dan wine-gecko1.4. Versi ini di claim sebagai versi yang stabil. Versi 1.5 sebenarnya sudah ada, tetapi masih belum fix.
Jika proses instalasi bermasalah. silahkan download offline installernya dan gunakan instruksi berikut:
3.
Untuk pengguna 32 Bit dapat langsung ke step 4. Pegguna 64 bit hanya harus mengikuti instruksi yang disediakan dibawah. Instruksi tersebut akan mengkonfigurasi Windows ke 32 bit, karena MS office hanya tersedia untuk 32 bit.
[Peringatan: lakukan backup pada directory ~/.wine sebelum menjalankan instruksi dibawah]
3.
Jalankan Winetricks (pada terminal gunakan instruksi winetricks atau cari di aplikasi terinstall) dan ikuti gambar dibawah ini.
Pada halaman selanjutnya pilih:
dotnet20
gdiplus
msxml3
riched20
riched30
vcrun2005
Jika terdapat error pada proses installasi dotnet20 abaikan saja, lanjutkan dengan meng-klick OK. Tetapi jika proses installasi gagal dengan pesan error: error: dotnet20 requires Microsoft Installer 3.0
Download dan install microsoft installer 3. Gunakan perintah "wine path to installer" setelah melakukan cleaning wine directory dan rekonfigurasi menggunakan perintah berikut.
[lakukan backup pada directory ~/.wine jika ada data penting]
Dan jalankan lagi winetricks.
Proses installasi MSXML3 biasanya juga akan gagal. Jika gagal, anda akan diminta untuk mendownload file msxml3.msi dan meng-copynya ke /home/user/.cache/winetricks/msxml3. Kemudian ulangi menjalankan winetricks sekali lagi.
Jika proses installasi sukses hingga step ini. Anda sudah dapat melakukan installasi MS office seperti halnya di windows. Pada versi tertentu, anda dapat langsung meng-klick file .exe-nya. Jika gagal, klick kanan dan pilih "open with wine windows program launcher".
Selamat Mencoba dan semoga bermanfaat!!!
Note: Untuk installasi wine1.4 pada ubuntu 12.04 versi 64 Bit hingga saat ini saya masih mengalami kegagalan, walaupun sudah mengikuti instruksi seperti diatas. Posting akan saya update lagi jika wine1.4 sudah berhasil di install pada ubuntu 12.04 versi 64 Bit.