Tampilkan postingan dengan label IPv6. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPv6. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Januari 2010

Hasil Test Config IPv6 on Windows XP

Hasil Test Toeri dari Konfig IPv6 di Windows XP di Posting sebelumnya.


Sebelumnya mo gambarin dulu situasi ngetestnya, Testnya cuman dilakuin di Lab Kecil. gambar kasarannya dibawah nih.


Windows XP jalan jadi IPv6 Host ternyata tdk bisa, walaupun kita bisa konfig DNS server utk IPv6 secara manual. Walaupun DNS servernya sudah di konfig, Windows XP tetep gak bisa buka Website dari IPv6.

Test kemudian dilanjutkan ke Dual Stack, Windows XP sebagai Dual Stack Host. Sebagai Dual Stack host XP skr bisa mendapat semua Konfigurasi dari IPv4 dari DHCP server, termasuk alamat DNS Server. Perlu ditekankan lagi, DNS Server yg diterima XP skr hanya dari IPv4. dan DNS Server tsb bisa resolve Website utk IPv4 dan IPv6. Hasil Test yg ini XP bisa jalan dengan baik, XP bisa buka Website IPv4 dan IPv6 hanya dg DNS Server dari IPv4.

Perlu ditekankan lagi, bahwa Test yg dilakuin ini hanya melalu Interface "Local Area Connection", paling mudahnya itu Interface utk Kabel dan Host berada dibelakang Router. masih ada beberapa Interface lagi yg ada di Windows, spt Teredo Tunneling, Automatic Tunneling, dsb. Bisa di cek di c:\netsh interface ipv6 show address.

Jadi hasil test kita mengatakan, XP hanya bisa melakukan DNS lookup lewat IPv4. Artinya XP hanya jalan kalo jadi Dual Stack Host utk join di Jaringan IPv6.

Kalo ada salahnya mohon saya diingatkan, sekalian sharing2 ilmu yg laen.

walo sedikit tapi semoga bisa membantu....











Minggu, 10 Januari 2010

IPv6 on Windows XP




Gimana sih kesiapan Windows XP gabung dlm jaringan IPv6? jawaban paling simpelnya, ya siap...bisa jg koq pake Windows XP utk gabung di IPv6, bahkan XP menawarkan feature Teredo Tunnel.

Dlm posting kali ini yg nulis msh belum bisa bahas sampe gmn cara Confignya Teredo Tunnel, yg ingin di share kali ini pengalaman menggunakan XP sebagai IPv6 Host.

Sebagai IPv6 Host XP memiliki kelemahan; XP tdk mendukung stateful autoconfiguration dan DHCPv6.

apa itu stateful autoconfiguration? monggo di cek disini (posting utk ini blm ada..hehehe). kalau DHCPv6 jelas kan? Basicnya sama kaya DHCPnya IPv4.

Kita mulai dulu aja gmn cara mengaktivkan IPv6 di Windows XP.
pertama buka cmd.exe

untuk menginstall IPv6, ketik c:\ipv6 install
kemudian restart windows XP. Proses instalasi beres...

Pengingat saja, bahwa feature yg ditawarkan IPv6 adalah autoconfig IPv6 Address. Berbeda dg IPv4 Host, IPv6 Host memiliki kemampuan utk membuat IPv6 Addressnya sendiri.
Dari Autoconfignya Windows XP menghasilkan 3 IPv6 Addresses; Link-local, Public, Temporary.

Link-local --> IPv6 Address produkt dari MAC Address dg Prefix awal (64 Bit pertama) FE80::
Public --> autoconfig produk dari MAC Address dg prefix awal yg didapat dari RA (Router Advertise) , Network prefix.
Temporary--> IPv6 Address produkt dari pemilihan acak dg bantuan hashing MD5 dg prefix awal (64 Bit pertama) network prefix.

Pertanyaan lagi nih, kenapa XP produksi 3 Addresses? Katanya microsoft nih, dia menjujung tinggi anonimitas seperti yg dijelaskan di RFC 3041, makanya XP bikin Ipv6 Address alternativ yg dipilih secara acak dan berubah2 dlm waktu yg ditentukan.

utk cek hasil autoconfig ada 2 cara, di cmd.exe:
c:\ipconfig , atau
c:\netsh interface ipv6 show address

gambar dibawah nih hasil dari cara ke dua:


digambar keliatan kan kalo Temporory Addressnya punya lifetime jauh lebih sedikit dibanding yg laen.

Ada jg yg pernah kasih report, kalo temporary Addressnya kadang bikin problem waktu Multicast. Ok, kalo gitu dihapus aja lah:

c:\ipv6 -p gpu UseTemporaryAddresses no

terus windowsnya di restart.

Nah skr kita berhadapan ma kelemahannya nih, spt yg td ditulis diatas, XP tdk mendukung DHCPv6. alamat IPv6 aja ndak cukup donk utk bisa browsing, kan kita masih perlu DNS addressnya. Disini kelemahan XP, dia ndak bisa narik Parameter dari DHCPv6, walaupun hanya DNS addressnya. terus gimana donk???

kalau cara atomatis gak bisa....ya ndak ada pilihan selain konfigurasi manual...ya to?
monggo.....

c:\netsh interface ipv6 add dns

yaah...payah lah kalo gak bisa otomatis....ya wes...kalo pinginnya serba otomatis jg bisa...tapi rada maksa ya....

cara otomatisnya lewat DHCPnya IPv4....lha koq? tenang...bisa2....beberapa DNS server IPv4 bisa resolve website2 dari IPv6, jadi kalau mau semua serba otomatis XP harus jadi Dual Stack Host. Utk resolve alamat2 Website IPv4 dan IPv6 lewat DNS server yg sama.

Dual Stack Host, apaan tuh? Dual Stack Host itu Host yg gabung di jaringan IPv4 n IPv6.

mungkin segitu dulu yg bisa saya Share....walo sedikit tapi semoga bisa membantu.

Maturnuwun.....




Untuk Cek Hasil Test Teori diatas, monggo Click disini

Minggu, 20 Desember 2009

Perkembangan IPv6 di Indonesia

Count down menuju tahun baru 2010 terus berjalan, begitu jg dg count down menuju habisnya IPv4. Bagaimana persiapan Indonesia utk menerima kenyataan ini dan menyambut IPv6 ?

Tidak banyak yg saya tahu info tentang bagaimana perkembangan IPv6 di Indonesia, tapi sedikit info tsb ingin saya share jg..:-D.

Beberapa negara tetangga seperti China, Australia, Singapura, Hongkong, Malaysia, Papua Nugini dan Thailand sudah mengimplementasi Teknologi ini. Indonesia melalui APJII jg tidak mau ketinggalan, APJII menawarkan kerjasama Riset implementasi IPv6 di Indonesia kepada semua Perguruan Tinggi. Info lebih lanjut bisa di cek disini.

Info2 utk IPv6 di indonesia mengenai Training, Workshop, Program Kerja, dll jg bisa kita baca di website dari ID-IPv6TF. Website2 seperti ini yg sangat di perlukan bagi student2 ato orang2 yg ingin ikut dalam pengembangan pengimplementasian IPv6 di Indonesia. Di website tsb ada jg presentasi dari pengalaman implementasi IPv6 utk website Detik.com.

sixxs.net adalah salah satu Tunnel Broker utk IPv6, kalo kita liat disini ternyata sudah beberapa perusahaan telekom di indonesia sudah mencoba join di jaringan IPv6.

mau ndak mau, suka ndak suka IPv4 akan habis dan IPv6 akan dipakai, jadi coba selalu up date info tentang IPv6 biar ndak ketinggalan ma yg laen..:-D

semoga sedikit info ini bisa membantu...

Senin, 30 November 2009

Kenapa harus IPv6, ada apa dg IPv4?

Sudahkan pembaca mendengar tentang IPv6? atau mungkin pernah mendengar tapi belum tahu apa itu IPv6? Atau mungkin belum paham jg apa itu IPv4?

Tulisan ini saya peruntukan pertama untuk saya sendiri, dimana saya sebagai Student selalu mendapat ilmu baru dan menurut pengalaman ilmu2 yg sebelumnya didapat biasanya lupa. Posting ini saya tulis sbg pengingat utk diri saya sendiri dan utk pembaca yg mungkin tertarik tentang IP (Internet Protokol).

Untuk motivasi awal, saya ingin pertama-tama menyinggung sedikit apa itu IP. Internet memungkinkan setiap penggunanya untuk berkomunikasi satu dg yg lain tanpa mengenal jarak. Entah itu dalam bentuk text, suara, video atau gambar. Mekanisme pengiriman atau pertukaran data antar pengguna Internet dapat digambarkan melalui "OSI-Model" (Open Systems Interconnection Reference Model). Apa itu OSI-Model? semoga saya ada kesempatan untuk menulis tentan OSI...:-).

IP menempati posisi Layer (Lapisan) ke tiga dalam OSI-Model. Dengan adanya IP, setiap pengguna memiliki alamat masing2. Pertukaran data di Internet dapat dianalogikan dalam banyak hal, salah satu analogi yg bisa kita gunakan saat kita membuka salah satu Website adalah seperti kita jika memesan Pizza delivery service. Kita mengirim request dg menyertakan alamat kita agar pizza dapat sampai ke kita. Itu salah satu analogi dari IP, IP adalah alamat dari alat (node, misal PC) yg kita gunakan.

Semoga penjelasan sedikit diatas bisa memberi gambaran apa itu IP.

IP yg kita gunakan sekarang ini dan yg membangun sistem jaringan internet di dunia ini adalah IP versi 4 (IPv4). IPv4 memiliki jumlah bit sebanyak 32 bit, dimana dg jumlah Bit yg dimiliki IPv4 dalam waktu tidak lebih dari 5 tahun kedepan sudah tidak lagi cukup utk memenuhi permintaan jumlah pengguna internet yg setiap tahunnya terus meningkat. Di banyak literatur menyebutkan bahwa IPv4 akan habis maximal tahun 2012 bahkan beberapa menyebutkan IPv4 akan habis pada tahun 2010 (weleh, ternyata perkiraan 5 taun kedepan kebanyakan ya?). Karena masalah ini diciptakanlah IP generasi mendatang (IP next generation, IPng), IPv6.

Apa yg ditawarkan IPv6? Buanyak pol!!!....krn Posting pertama ini bertujuan utk memberi motivasi dulu, maka salah satu tawaran dari IPv6 adalah jumlah tersediannya alamat IP. Dibandingkan IPv4 yg memiliki 32 Bit, IPv6 memiliki 4 kali lebih banyak Bits dibanding IPv4, yaitu 128 Bits. Total, ada 2^128 alamat IP. Jumlah penduduk dunia saat ini menurut US Sensus (http://www.census.gov/main/www/popclock.html) ditahun 2009 adalah 6,8 miliar. Dengan IPv6 setiap orang bisa memiliki 5x10^28 alamat IP. Sebuah jumlah yg sangat berlebihan. Oleh karena itu, teknologi komunikasi kedepan adalah teknologi IP-Base. Bisa jadi tdk hanya alat kommunikasi saja yg memiliki IP, bisa jadi Lemari Es pun nantinya memiliki IP (kalau yg ini pikiran saya sendiri, tdk ada dasarnya :-D).

Dengan diterapkannya IPv6, teknologi seperti NAT atau PAT sudah tidak diperlukan lagi, bahkan IPv6 memungkinkan utk pemakaian alamat IP seumur hidup. IPv6 menawarkan jg kepada host penggunanya utk konfigurasi alamat IP secara otomatis (Stateless address Configuration). Satu lagi penawaran IPv6 yg membuat hati usernya tercuri adalah kemampuan Mobile-nya (Network Mobility, NEMO). Feature ini memungkinkan user untuk perpindah2 jaringan (Network) tanpa harus merubah alamat IPnya.

Masih banyak lagi kelebihan yg ditawarkan IPv6. Banyak buku atau sumber lain di Internet yg bisa kita gali tentang IPv6. Ya....IPv6 dalam waktu dekat 100% akan di implementasikan dan banyak sumber info yg bisa kita dapat. Jadi, jangan sampai ketinggalan Teknologi. Semoga Motivasi pendek ini bisa memotivasi pembaca utk lebih tertarik kepada IP generasi mendatang, IPv6.

Jika ada info yg salah dalam posting ini, mohon saya diperingatkan. Jika posting ini memberi info berguna kepada pembaca, saya ikut senang. Yg pasti saya berterimakasih sekali sudah membaca posting ini.